program menentukan gaji karyawan menggunakan sistem perulangan if, else if, else if else ,dan switch case. Baca lebih lanjut
Month: Desember 2016
Contoh latihan Sintack Pemrograman C#
latihan 1 menentukan nilai rerata
static void Main(string[] args)
{
int a, b, c;
float rerata;
Console.Write("masukan nilai a = ");
a = Convert.ToInt16(Console.ReadLine());
Console.Write("masukan nilai b = ");
b = Convert.ToInt16(Console.ReadLine());
Console.Write("masukan nilai c = ");
c = Convert.ToInt16(Console.ReadLine());
rerata = (a + b + c) / 3;
Console.WriteLine(a + "," + b + "," + c);
Console.WriteLine("rerata = " + rerata);
Console.ReadKey();
}
}
}
dari coding diatas output nya akan seperti berikut
masukan nilai a =80 masukan nilai b =75 masukan nilai c =80 80,75,80 rerata = 78
dari output di atas dapat kita ketahui jika kita memasukan nilai a = 80, nilai b = 75 dan nilai c = 80 maka rerata nilai nya pun akan secara otomatis menghitung secara sendirinya..
latihan 2 menentukan volume balok
static void Main(string[] args)
{
float p, l, t, vol;
Console.Write("masukan panjang balok =");
p = Convert.ToSingle(Console.ReadLine());
Console.Write("masukan lebar balok =");
l = Convert.ToSingle(Console.ReadLine());
Console.Write("masukan tinggi balok =");
t = Convert.ToSingle(Console.ReadLine());
vol = p * l * t;
Console.WriteLine("volume balok = " + vol);
Console.ReadKey();
}
}
}
adapun output nya adalah
masukan panjang balok=4 masukan lebar balok=5 masukan tinggi balok=6 volume balok=120
latihan 3 menentukan suhu
static void Main(string[] args)
{
float c, f, k, r, suhu;
Console.Write("masukan suhu celcius");
c = Convert.ToSingle(Console.ReadLine());
Console.Write("masukan suhu farenheit");
f = Convert.ToSingle(Console.ReadLine());
f = c * 9 / 5 + 32;
Console.Write("masukan suhu farenheit");
Console.Write("masukan suhu kelvin");
k = Convert.ToSingle(Console.ReadLine());
k = c + 273;
Console.Write("masukan suhu reamur");
r = Convert.ToSingle(Console.ReadLine());
r = 4 / 5 * c;
Console.WriteLine();
Console.ReadKey();
}
}
}
Bahasa Pemrograman C#
merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain) dengan beberapa penyederhanaan.
- Sekilas Pemrograman C#
Pada tahun 2000 Microsoft meluncurkan bahasa pemrograman baru yang diberi nama C# Programming Language. C# dikembangkan oleh Microsoft oleh tim yang dipimpin oleh Anders Hejlsberg dan Scott Wiltamuth. C# memiliki kesamaan bahasa dengan C, C++, dan Java, sehingga memudahkan developer yang sudah terbiasa dengan bahasa C untuk menggunakannya, C# mengambil fitur-fitur terbaik dari ketiga bahasa tersebut dan juga menambahkan fitur-fitur baru. C# adalah bahasa pemrograman Object Oriented dan memilikiclass library yang sangat lengkap yang berisi prebuilt component sehingga memudahkan programer untuk men-develop program lebih cepat. C# juga distandarkan oleh Ecma International pada bulan desember 2002. Dengan C# dapat dibuat bermacam aplikasi seperti aplikasi console, aplikasi windows form, aplikasiWeb, aplikasiWeb services, dan aplikasi untuk mobile device. Jadi cukup belajar satu bahasa saja tapi sudah dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai macam aplikasi. - Microsoft .NET Framework
Ada dua komponen utama dalam .NET Framework yaitu CLR (Common Language
Runtume) dan FCL (.NET Framework Class Library).Common Language Runtime (CLR) adalah pondasi utama dari Framework .NET. CLR merupakan komponen yang bertanggung jawab terhadap beberapa tugas, seperti mengatur managemen memory, melakukan eksekusi kode, melakukan verifikasi terhadap keamanan kode, menentukan hak akses dari kode, melakukan kompilasi kode, dan berbagai tugas lainnya. Dengan adanya komponen CLR ini, maka aplikasi berbasis .NET biasa juga disebut dengan managed code, sedangkan aplikasi di luar .NET disebut dengan un-managed code. Pada .NET ada dua tahap kompilasi yang dilakukan, pertama CLR akan melakukan kompilasi kode-kode aplikasi kita menjadi bahasa assembly MSIL (Microsoft Intermediate Language), kedua ketika aplikasi dieksekusi compiler yang lain yang bernama JIT (Just-in-time compiler) yang juga salah satu kompenen dalam CLR untuk menterjemahkan MSIL kedalam bahasa mesin yang disesuaikan dengan platformnya.
Editor C#
• Notepad
Kita dapat membuat aplikasi C# dalam notepad . File-file C# disimpan dengan ekstension .cs, jika kita tidak hati-hati pada saat menyimpan file C# di Notepad, misal kita bermaksud menyimpan file dengan nama test.cs maka tidak tertutup kemungkinan file tersebut akan menjadi test.cs.txt kecuali kita telah mensetting terlebih dahulu box drop down list pada fungsi Save As menjadi “All Files”.
• Visual Studio 6
Jika anda telah terbiasa menggunakan Visual Studio 6, maka tools tersebut bisa digunakan untuk membuat aplikasi dengan C#, khususnya dengan menggunakan editor Microsoft Visual C++. Salah satu keuntungan menggunakan editor khusus buat pemrograman (sepertiMicrosoft Visual C++) adalah adanya syntax highlighting , yang memudahkan kita pada saat membaca dan menganalisa kode-kode program kita. Namun, karena Visual Studio 6 (khususnya Visual C++) ini di buat sebelum adanya bahasa C#, maka perlu sedikit “kreatifitas” kita untuk memodifikasi setting editor tersebut agar dapat menampilkan syntax highlighting C#.
• Visual Studio .NET
Visual Studio .NET merupakan editor yang paling ideal untuk membuat aplikasi yang berbasis Framework .NET, termasuk aplikasi dengan bahasa C#. Editor ini tidak hanya menyediakan berbagai macam tools dan wizard untuk membuat aplikasi C#, tapi juga termasuk fitur-fitur produktif seperti IntelliSense dan bantuan yang dinamis.
Menulis Aplikasi dengan Notepad
1. Buka file baru pada aplikasi Notepad. Lalu simpanlah dengan nama HaloDunia.cs
2. Ketiklah kode berikut ini
3. Untuk proses kompilasi, kamu perlu buka “Visual Studio 2008 Command Prompt”.
Kemudian atur path sesuai dengan tempat penyimpanan HaloDunia.cs. Perintah yang digunakan untuk kompilasi:
csc HaaloCsharp.cs Perintah tersebut akan mengkompilasi program HaloDunia.cs menjadi
HaloCsharp.exe.
4. Setelah dikompilasi, jalankan/eksekusi program tersebut dengan perintah :
HaloCsharp atau HaloCsharp.exe
Menulis Aplikasi dengan Visual Studio 2008
1. Buat aplikasi Console baru, pilih kemudian beri nama belajar kemudian klik tombol OK .
2. Kemudian tuliskan source code

3. Kemudian jalankan dengan menekan tombol Ctrl + F5 (untuk run tanpa
Pemrograman III (C#). maka akan ditampilkan hasilnya sebagai berikut. 
Penjelasan perbagian dari Latihan di atas adalah sebagai berikut:
1. Tag // digunakan sebagai komentar, pada C# digunakan t ag // (jika hanya satu baris
saja) atau diapit t ag /* */ (jika komentarnya lebih dari satu baris). Kode atau
keterangan di dalam tag komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler.
2. Keyword using digunakan untuk memberitahu compiler class yang digunakan pada
aplikasi. Salah satu keunggulan dari C# adalah tersedianya predefined class yang dapat
langsung digunakan dalam aplikasi.
3. Keyword namespace digunakan untuk mendeklarasikan ruang lingkup dari class
yang kamu buat. Class di dalam namespace dapat dipanggil dengan mencantumkan
nama namespace-nya terlebih dahulu .
4. Keyword using System; pada baris pertama mempunyai arti kamu dapat
menggunakan class-class yang ada pada namespace System.
5. Keyword class digunakan untuk mendeklarasikan class dengan nama Program.
6. Deklarasi static void Main(string[] args) adalah method utama yang dijalankan
pada class Program .
7. Sintaks Console.WriteLine digunakan untuk menampilkan output ke layar console.
Tipe Data
C# mempunyai dua jenis built-in tipe data yaitu value types dan reference types.
Referenced type didefinisikan dengan menggunakan class. C# mempunyai 13 tipe data dasar yang ditunjukan pada table dibawah ini
Tipe-tipe data yang ada diatas disebut dengan simple types
Tipe Data Integer
C# mempunyai sembilan tipe integer: char, byte, sbyte, short, ushort,int,
uint, long, dan ulong. Tetapi char type digunakan untuk mendefinisikan tipe data karakter, delapan sisanya digunakan untuk kalkulasi numerik.
FUNGSI
FUNGSI
Fungsi adalah suatu blok kode program yang memberikan atau mengembalikan sebuah nilai dati tipe tertentu. Fungsi merupakan suatu bagian program yang simaksudkan untuk mengerjakan suatu tugas tertentu dan letaknya dipisahkan dari utama dari program yang menggunakannya. Program dari bahasa C dibentuk dari kumpulan fungsi, mulai dari fungsi utama dengan nama main (),fungsi-fungsi pustaka (standar) dan fungsi-fungsi yang dibuat sendiri oleh pemrogram.
Bentuk Umum FUNGSI :
Function nama_fungsi(daftar parameter) à tipe_hasil
KamusAlgoritma ….. …..
à hasil {mengembalikan nilai}
Pemanggilan Fungsi
Fungsi diakses dengan cara memanggil nama fungsi dengan parameter nya (jika ada)
Setiap fungsi menghasilkan nilai. Ada 2 cara untuk menangani nilai tersebut
- 1. Ditampung di dalam variabel yang bertipe data sama
- 2. Nilai yang dihasilkan oleh fungsi langsung dimanipulasi di program.
Perbedaaan dari fungsi dan prosedur:
- Fungsi digunakan jika sebuah modul program tersebut menghasilkan pengembalian nilai
- Prosedur jika sebuah modul program terdiri dari banyak aksi.
CONTOH;
Buat algoritma untuk menghitung hasil fungsi kuadrat F = 2×2 + 4x – 6 dengan masukan nilai x.
Funsction Fungsi_Kuadrat(input x : integer) à integer
Kamus
Algoritma
à ((2 * x * x) + (4 * x) – 6)
Algoritma Kuadrat
Kamus
i : integer
F : integer
Algoritma
i write(F) write(Fungsi_Kuadrat(i))
if (Fungsi_Kuadrat(i) > 0) thenwrite(’Hasil Fungsi Kuadrat Positif’) elsewrite(’Hasil Fungsi Kuadrat Negatif’)
endifwrite(6 + Fungsi_Kuadrat(i) * 4)
Procedure vs function:
Function mengembalikan nilai, hampir sama seperti prosedur dengan parameter output tetapi outputnya tidak ditampung oleh sebuah parameter/variable melainkan dikembalikan/dikirimkan ke program utama.
Tipe_Hasil : integer, real, boolean, string, atau tipe_bentukan seperti record
Parameter :parameter input
Contoh :
PROSEDUR
PROSEDUR
Seringkali dalam membuat program besar, pemrogram perlu memecah program menjadi beberapa subprogram yang lebih kecil. Tiap subprogram(modul) dapat dirancang oleh pemrogram selain orang yang mengembangkan program utama. Modul yang sudah dirancang dapat dipasang ke dalam program lain yang membutuhkan à Teknik pemrograman modular(prosedur, routine, fungsi).
Keuntungan modularisasi :
- Untuk aktivitas yang harus dilakukan lebih dari sekali, cukup ditulis sekali sehingga dapat mengurangi panjang program. Contoh :
Algoritma ABCD
DEKLARASI
A, B, C, D, temp : integer
DESKRIPSI
…..
{Pertukarkan nilai A dan B}
temp if C > D then
{pertukarkan nilai C dan D}
temp endif
…..
Procedure TUKAR(input/output P, Q : integer)
{mempertukarkan nilai P dan Q}
DEKLARASI
Temp : integer
DESKRIPSI
Temp
Algoritma ABCD
DEKLARASI
A, B, C, D, temp : integer
Procedure TUKAR(input/output P, Q : integer)
DESKRIPSI
…..
{Pertukarkan nilai A dan B}
TUKAR(A,B) {panggil prosedur TUKAR}
…..
if C > D then
{pertukarkan nilai C dan D}
TUKAR(C,D) {panggil prosedur TUKAR}
endif
STRUKTUR PROSEDUR
- Bagian Header à nama prosedur dan komentar yang menjelaskan spesifikasi prosedur
- Bagian Kamus
- Badan Prosedur (Deskripsi).
Nama prosedur sebaiknya diawali kata kerja, misalnya Hitung_Luas, Tukar, CariMaks
ProcedureNama_Prosedur
{Spesifikasi prosedur, penjelasan yang berisi uraian singkat
mengenai apa yang dilakukan prosedur} .
Kamus
{semua nama yang dipakai dalam prosedur dan hanya berlaku
lokal didefinisikan disini}
Deskripsi
{Badan prosedur, berisi kumpulan instruksi}
PEMANGGILAN PROSEDUR
Prosedur tidak bisa dieksekusi langsung. Instruksi pada prosedur bisa dilaksanakan jika prosedur diakses. Prosedur diakses dengan memanggil namanya dari program pemanggil (program utama atau modul program lain)
NAMA_PROSEDUR
Ketika nama prosedur dipanggil, kendali program berpindah ke prosedur tersebut. Setelah semua instruksi prosedur selesai dilaksanakan, kendali program berpindah kembali ke program pemanggil. Dalam program pemanggil, harus mendeklarasikanprototype prosedur (header) dalam bagian deklarasi supaya dikenali oleh program pemanggil dan mengetahui cara mengaksesnya..
contoh;
Algoritma HITUNG_LUAS
{program utama untuk menampilkan menu perhitungan luas segitiga, luas persegi panjang, dan
lingkaran, memilih menu, dan melakukan proses perhitungan sesuai pilihan menu} DEKLARASI
nomor_menu : integer
ProcedureHIT_LUAS_SEGITIGAProcedureHIT_LUAS_PERSEGI_PANJANGProcedureHIT_LUAS_LINGKARAN
DESKRIPSI
Repeat
{cetak menu ke layar}
write(‘ # Menu Pilihan Menghitung Luas #’)
write(’ 1. Menghitung Luas Segitiga’)
write(’ 2. Menghitung Luas Persegi Panjang’)
write(’ 3. Menghitung Luas Lingkaran’)
write(’ 4. Keluar Program ’) write(’ Masukkan Pilihan Menu (1 / 2 / 3 / 4) : ’)read(nomor_menul)
depend on ( nomor_menu)
1 : HIT_LUAS_SEGITIGA
2 : HIT_LUAS_PERSEGI_PANJANG
3 : HIT_LUAS_LINGKARAN
4 : write(’Keluar Program…Sampai Jumpa’)
until nomor_menu = 4
Parameter
Kebanyakan program memerlukan pertukaran informasi antara prosedur / fungsi dengan titik dimana ia dipanggil à penggunaan parameter.
Parameter adalah :Nama- nama peubah yang dideklarasikan pada bagian header prosedur.
Parameter actual ( argument ) adalah :Parameter yang disertakan pada waktu pemanggilan prosedur.
Parameter formal adalah :Parameter yang dideklarasikan di dalam bagian header prosedur itu sendiri.
Parameter ada 2 yaitu :
1. Parameter Formal : variabel yang ada pada daftar parameter dalam definisi fungsi.
misalnya
int hitung(int p, int l)
{return (p*l);
}
int p & int l ,yang ada pada tanda dalam kurung, itu disebut parameter formal.
- Parameter Aktual : variabel yang dipakai dalam pemanggilan fungsi.
misalnya
…..
LS = (p, l);
…..
p & l dikatakan parameter aktual
Procedure TUKAR(input/output A, B : integer)
{Mempertukarkan nilai antara A dan B }
Deklarasi
temp : integer
Deskripsi
temp
Procedure TUKAR_A_B
{Program untuk mempertukarkan nilai antara A dan B }
Deklarasi
A , B : integer
Procedure TUKAR(input/output A, B : integer)
Deskripsiread(A , B) write(A , B) TUKAR(A , B)
write(A , B)
Array
ARRAY
Array merupakan salah satu tipe data terstruktur(structured data type) yang berguna sebagai sebuah tempat penyimpanan elemen data / nilai yang bertipe sama. Penggunaannya sama seperti variabel(untuk menyimpan nilai) tetapi variabel hanya dapat menyimpan sebuah nilai sedangkan pada array data yang diolah bisa beberapa nilai bertipe sama.Struktur data array dipakai untuk merepresentasikan sekumpulan informasi yang bertipe sama dan disimpan dengan urutan yang sesuai dengan definisi indeks secara kontiu dalam memeori komputer. Oleh karena itu indeks harus suatu tipe data yang mempunyai keterurutan seperti tipe integer atau karakter.
Bentuk array sama seperti tabel sehingga array seringkali juga disebut tabel. Misalnya tabel untuk
menyimpan data nilai 100 buah
TabNilai
index nilai
1 60
2 70
3 100
4 80
5 65
….. …..
100 89
Sebuah array harus diberi nama, supaya mudah diakses atau diacu. Setiap elemen/bagian array harus diberi alamat supaya dapat dibedakan dengan elemen lainnya dan mudah dalam pencarian. Indeks digunakan sebagai alamat elemen pada array.
Deklarasi Array
Supaya sebuah array dapat diisi, arraynya harus dibuat dulu atau dipesan tempatnya (berapa banyak data yang akan dimasukkan ke dalam array) dengan cara dideklarasikan di bagian kamus.Jumlah elemen array tidak dapat diubah selama pelaksanaan program
Bentuk umum deklarasi array :
nama_array : array [range_index] of tipe_elemen
contoh pseudecode array;
Nama 1
Nama 2
Nama 3
.........
Nama 25
Nama[]:string:nama:array{1...25] of string
Input
Read nama
Cetak
Write nama [i]
Contoh program
For i 1 to 25 do
Read (nama[i])
End For
For i 1 to 25 do
Write (nama [i])
End for
Tipe_elemen menunjukkan tipe data dari elemen tabel, semua isi elemen tabel bertipe sama. Range index bisa berupa integer atau character dan harus menaik. Setelah sebuah array dideklarasikan, akan disediakan tempat di memori sebanyak jumlah elemen yang dipesan. Memori adalah tempat untuk menyimpan data yang bersifat sementara sedangkan harddisk untuk menyimpan data yang bersifat permanen. Memori juga memiliki alamat yang dapat diakses jika dibutuhkan.
Operasi Terhadap Array
Operasi atau manipulasi terhadap array hanya dapat dilakukan terhadap satu elemennya yang ditunjukkan oleh indeks.
Untuk mengisi atau mengambil data/nilai dari array :
Nama_Array[alamat_index] ç nilai write(Nama_Array[alamat_index]) nama_variabel ç Nama_Array[alamat_index]
contoh :
Masukkan Nama dan Tinggi badan
Masukkan dalam kelas TI 1!
Hitung rata-rata tinggi Mahasiswa?
Kamus Nama :array [1...30]of string Tinggi : array [1...30] of real Jmlh_mhs:Interger Jmlh_Tinggi:Real Rata-rata_Tinggi:real Deskripsi Read jumlah mhs For i 1 to jmlh mhs do Read (nama[i]) Read (tinggi[j]) End for For j 1 to jmlh mhs do Jumlah tinggi jmlh tinngi=tinggi [i] End for Rata tinggi jmlh tinggi/jmlh mhs Write (rata-rata tinggi)
PEMROSESAN ARRAY
Pemrosesan terhadap Array berarti memproses elemen mulai dari elemen pertama (elemen dengan indeks terkecil, berturut-turut pada elemen berikutnya, sampai elemen terakhir dicapai). Pemrosesan terhadap elemen array menggunakan bentuk pengulangan sebagai berikut :
for i ç index_awal to index_akhir do Proses(Nama_Array[i]) endfor
Pengisian elemen array dengan nilai yang dibaca dari piranti masukan
Algoritma Tabel1
Kamus MyTab : array[1..50] ofinteger n,I : integer Agoritmaread(n) for i ç 1 to n doread(MyTab[i]) endfor . Penulisan elemen array Algoritma Tabel Kamus MyTab : array[1..50] of integer n,i : integer Agoritmaread(n) for i ç 1 to n doread(MyTab[i]) endforfor i ç 1 to n dowrite (MyTab[i]) endfor
contoh.
Algoritma yang membaca sebuah array integer yang menyatakan nilai ujian, TabNilai, mulai indeks 1 sampai n dan menghitung nilai rata-rata ujian dan menampilkannya pada layar dimana n diinputkan oleh user.
Algoritma Nilai_Mahasiswa Kamusconst NMax = 100 TabNilai : array [1..NMax] of real n,i : integer rata : real Deskripsiread (n) for i to n doread(TabNilai[i]) endfor jumlah for i to n do jumlah endfor rata
Fungsi Dan Prosedur
- Fungsi Dan Proseddur
Fungsi ( function) dan procedur ( procedure) akan membantu mewujudkan pemecahan masalah – masalah yang lebih sederhana.
Pemakaian fungsi dan procedure dalam sebuah program akan menjadi program semakin mudah dibaca dan lebih mudah diubah dan mudah dimodifikasi.
- Fungsi
Konsep fungsi dalam pascal hamper sama ddengan konsep fungsi dalam matemaika. Sebuah fungsi digunakan untuk menghitung sebuah nilai berdasarkan satu atau beberapa nilai masukan. Sebuah fungsi tersebut harus dideklarasikan atau didefenisikan terlebih dahulu sebelum dipangil atau digunakan.
Pendeklarasian Fungsi
- Void main = tipe data yang tidak memiliki nilai kembali .
- Int main () = memiliki nilai kembaliki.
- Vetun = nilainya dikembalikan ke int main.
- Proseedur
Prosedure adalah serangkaian statemen yang digunakan dalam memecakan sebuah masalah . Seperti fungsi, prosedur juga mempunyai nama dan parameter.
Variabel & Operasi Input/Output
Variable Dan Operasi Input / Output
- Variable
Veriable adalah objek data yang dapat diubah ( dimanipulasi )harga atau nilainya .Setiap variable mempunyai tiga aribut, yaitu nama ,tipe dan nilai .Nama variable adalah menentukn jenis harga atau nilai yang mempunyai atau melekat padanya.
Aturan pemberian nama variable sama dengan aturan pemberian identifier .Nama variable inilah yang digunakan untuk mengaksses nilai dari varieable tersebut. Nama dalam reprensentasi logis merupakan lebel yang meencakup kepada semua tempat penyimpanan pada memori seperti halnya papan nama pada ruang kantor.
Setiap vaiable juga harus ditentukan anah ( domain ) nilai yang diijinkan diberikan kepadanya atau disimpanya . Ranah nilai dentukan berdasarkan tipenya : interger , real, char, Boolean atau tipe tipe lainya .
Sebelum digunakan dalam program ,sebuah ariable harus dideklarasikan lebih dahulu . Pada pendeklarasian , nama dan tipe variable harus dinyatakan .Lihat contoh pendeklarasian variable berikut:
- Epsilon : real;
- Nilai : interger;
- Kode : char;
- Kondisi : Boolean;
Pada contoh diatas , epsilon, nilai , kode, dan kondisi adalah nama nama variable dan real ,interger,char, dan Boolean adalah tipe-tipe dari parieble yang bersesuaian : epsilon bertipe real , nilai bertipe interger, dan seeterusnya. Tipe – tipe variable ini,selanjutnya,akan mentukan ranah nilai yang diberikan atua disimpan pada variable tersebut.
- Operasian Input / Ouput
Sebuah program biasanya mempunyai masukan (input) berupa data, memprosesnya , dan menghasilkan sebuah keluaran ( ouput). Bagian pemprosesan program biasanya adalah bagin yang paling kompleks.
- Operasi iuput
Operasi input dilakuakan untuk membaca data atau harga yang akan diproses. Pembacaan harga dapat dapat dilakukan dari sebuah file, atau secara iteraktif mengunakan firanti masukan ( input divices ), seperti keyboard . Yang akan dibahas secara rinkas pada bagian ini adalah pembacaan harga atau data dari keyboard.
- Operasi output
Operasi ouput dilakukan untuk mengirimkan data atau harga kepada piranto keluaran ( ouput
Struktur Perulangan Pada Algoritma
-
Struktur perulangan.
Struktur perulangan memberikan suatu perintah atau tindakan yang dilakukan beberapa kali . Misalnya bila kita menulis “Saya lagi belajar Algoritma Pemrograman” , diproses 10 kali , maka agar efisien kita menggunakan struktur perulangan daripada menuliskannya satu-persatu hingga sepuluh kali. Komputer memiliki kemampuan untuk mengerjakan suatu instrukasi (aksi) secara berulang-ulang dengan performansi yang sama. Kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan komputer dibandingkan manusia karena manusia biasanya tidak menyukai tugas-tugas monoton yang dikerjakan secara berulang-ulang (karena lelah atau bosan).Notasi pengulangan adalah salah satu notasi dasar dalam penulisan algoritma selain pemilihan. Terdapat beberapa macam struktur pengulangan pada algoritma dan beberapa diantaranya yang paling banyak digunakan antara lain struktur FOR, WHILE-DO, dan REPEAT-UNTIL.. Masing-masing struktur digunakan pada jenis permasalahan yang berbeda meskipun untuk beberapa kasus sebuah struktur pengulangan dapat diganti dengan struktur pengulangan yang lain.
1. Struktur FOR
Struktur ini digunakan bila sudah diketahui berapa kali akan mengulang satu atau beberapa aksi dalam badan
pengulangan.
Bentuk Umum :
for variabel
Catatan :
· variabel adalah nama variabel kontrol bertipe karakter atau integer yang berfungsi sebagai pencacah
pengulangan
· aksi1, aksi2, …, aksin merupakan satu atau lebih instruksi yang dikerjakan secara berulang-ulang
· nilai_awal dan nilai_akhir bisa berupa konstanta atau ekspresi
· nilai_awal harus lebih kecil atau sama dengan nilai_akhir
· tipe data variabel harus sama dengan tipe data nilai_awal dan nilai_akhir
· Pengulangan akan dilakukan sebanyak nilai_akhir – nilai_awal + 1.
Contoh : Membuat sebuah algoritma untuk menampilkan bilangan dari 1 sampai 10
Algoritma Show_Numeric
{ menampilkan bilangan integer dari 1 sampai 10}
Kamus i : integer Deskripsi for i
For juga dapat digunakan pada pengulangan yang mencacah dari bilangan lebih besar ke bilangan yang lebih kecil
Bentuk Umum :
for variabel
Catatan :
· variabel adalah nama variabel kontrol bertipe karakter atau integer yang berfungsi sebagai pencacah
pengulangan
· aksi1, aksi2, …, aksin merupakan satu atau lebih instruksi yang dikerjakan secara berulang-ulang
· nilai_awal dan nilai_akhir bisa berupa konstanta atau ekspresi
· nilai_awal harus lebih besar atau sama dengan nilai_akhir
· tipe data variabel harus sama dengan tipe data nilai_awal dan nilai_akhir
· Pengulangan akan dilakukan sebanyak nilai_awal – nilai_akhir + 1
contoh algoritma menggunakan struktur for
jika kita ketahui bilangan = 1,3.6,10,15,21,28,36,45,55
algoritma deret nya adalah?
kamus; i,bil:interger deskripsi; For i 1 THEN Bilangan 2) Algoritma Faktorial Kamus I,Bilangan :Interger Deskripsi For i 1 THEN Bilangan
2. Struktur WHILE-DO (Pengulangan berdasarkan kondisi ulang)
Struktur pengulangan ini biasanya digunakan pada kasus yang belum pasti berapa kali aksi/instruksinya akan diulang. Struktur While mirip struktur IF yang melakukan pemeriksaan ekspresi boolean sebelum satu atau lebih aksidikerjakan.
Bentuk Umum :
while (kondisi) do aksi1 aksi2 ... aksin endwhile
Catatan :
· Kondisi adalah kondisi pengulangan berupa ekspresi boolean yang dapat menghasilkan nilai True atau False
· Aksi pada badan pengulangan dilaksanakan selema (kondisi) menghasilkan nilai True
· Pengulangan berhenti jika (kondisi) menghasilkan nilai False
Contoh :
Membuat sebuah algoritma untuk menampilkan bilangan dari 1 sampai 10
Algoritma Show_Numeric3{ menampilkan bilangan integer dari 1 sampai 10}
Kamus
i : integer
Deskripsi
i
Perbedaan struktur Repeat-Until dan While-Do terletak pada pengecekan kondisi. Jika pada struktur While,kondisi dicek pada awal badan pengulangan, sedangkan pada struktur Repeat kondisi dicek pada akhir badan pengulangan.
Perbedaan yang lain, bila struktur While mengulang pernyataan selama kondisi masih terpenuhui (kondisi =True), struktur Repeat mengulang pernyataan selama kondisi belum terpenuhi (kondisi = False)
-
Struktur REPEAT-UNTIL (Pengulangan berdasarkan kondisi berhenti)
Struktur ini hampir sama dengan struktur Whike dan biasanya digunakan bila jumlah pengulangan belum dapat ditentukan saat program ditulis
Bentuk Umum :
Repeat aksi1 aksi2
... aksin
Until (kondisi berhenti)
Catatan :
- Kondisi berhenti berupa ekspresi boolean yang dapat menghasilkan nilai True atau False
- Aksi pada badan pengulangan akan dikerjakan sampai kondisi berhenti bernilai True
- Badan pengulangan (aksi) pada struktur ini minimal dikerjakan satu kali karena pada waktu eksekusi pengulangan yang pertama tidak dilakukan test terhadap kondisi berhenti. Test terhadap kondisi berhenti dilakukan setelah aksi dikerjakan
Nah disini coba kita buat algoritma untuk membaca dan menghitung nilai mahasiswa kemudian menghitung nilai rata-rata dari nilai mahasiswa tersebut. Proses pembacaan dan perhitungan dilakukan sampai user tidak ingin menginputkan lagi.
Algoritma Rerata_Nilai_Mahasiswa Kamus n : integer jawab : char nilai, jumlah, rata : real Deskripsi jumlah
Type Data Dalam Algoritma :
- Interger
- Real
- Char
- String
- Boolean
Operator Dalam Algoritma :
- Perbandingan.
Sesuai dengan namanya, operator perbandingan membandingkan nilai dari 2 operand. Hasilnya selalu salah satu dari TRUE atauFALSE. Hasil perbandingan akan bernilai TRUE jika kondisi perbandingan tersebut benar, atau FALSE jika kondisinya salah.operand yang dibandingkan bisa bertipe bilangan bulat ,karakter,, real, bolean, ataupun string.
- Aritmatika
- Penugasan
- Logika

Kamus Gaji_Total, Gaji_Pokok, Potongan : real HBagi,HSisa : integer k, l, m, n: boolean; Deskripsi k := true; l := false; read(Gaji_Pokok, Potongan) Gaji_Total ß Gaji_Pokok – Potongan HBagi ß (5 * 7) div 3 HSisa ß (5 * 7) mod 3 m := (k or l) and l; n := ((6 >= 8) and (9 <> 1)) or (3 < 7); write(HBagi, HSisa, Gaji_Total, m , n);
Pantangan Penulisan Nama :
- Diawali dengan angka
- Ada spasi kosong ditengah
- Penggunaan kata kunci
- Hanya angka.
Struktur Percabangan pada Algoritma
Definisi Percabangan
Percabangan adalah cara yang digunakan dalam program untuk mengambil keputusan ke satu kemungkinan True atau False dari beberapa kondisi.
Didalam pemrograman kita harus dapat menentukan aksi apa yang harus dikerjakan oleh pemroses (processor) ketika sebuah kondisi terpenuhi, dengan menggunakan operasi logik
Contoh
Int a=10; a < 5
Percabangan yang digunakan pada algoritma ini terdapat 2 metode;
1. If- else
2. Switch-case.
Macam-macam Percabangan
- If-else
Pernyataan Percabangan If-Else digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara banyak pernyataan yang ada. Statement if digunakan untuk melakukan proses percabangan di dalam program.
Statement If
Statement if digunakan untuk melakukan proses percabangan didalam program.
Contoh expresi
If a = 10 then
{
Aksi yang dilakukan
}
Notasi Algoritmik Statement If
if kondisi then aksi Endif
- Switch-case
Bentuk dari switch – case merupakan pernyataan yang dirancangan khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian.
statemen Percabangan Case
- Struktur statement if dan else menjadi sangat panjang ketika, banyak kondisi yang harus dievaluasi. Contoh
Contoh konversi angka ke teks
— read angka — if (angka=1 ) then — write (‘satu’) — end if — else — If (angka=2) then — write (‘dua’) — end if — If (angka=3) then — write (‘tiga’) — end if — If (angka=4)then — write (‘empat’) — end if — else — write (‘anda memasukkan bukan angka’); — end if
Percabangan case (notasi algoritmik)
— read angka — case angka — 1 : write(‘satu’) — 2 : write(‘dua’) — 3 : write(‘tiga’) — 4 : write(‘empat) — Otherwise : write (“angka yang anda masukkan adalah salah’) — End case
If vs case
— Menggunakan if jika kondisi yang akan dievaluasi jumlah nya sedikit
— Menggunakan case jika kondisi yang akan dievaluasi jumlahnya lebih banyak.
Contoh dari Struktur Seleksi / Percabangan pada saat pengambilan keputusan diantaranya bila terdapat diskon yang berbeda berdasarkan jumlah barang yang ingin dibeli.
Penulisan Algoritma Yang Mengandung Analisa Kasus/Pemilihan
1. Flowchart
Permasalahan : suatu mahasiswa memiliki nilai mata kuliah, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 80 maka maka nilai huruf nya A,jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 70 maka maka nilai huruf nya B,jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka maka nilai huruf nya C,jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 50 maka maka nilai huruf nya D.dan jika nilai nya kurang dari 50 maka nilai hruf nya E.
– Uraian kalimat deskriptif (narasi)
DESKRIPSI :
o baca nama dan nilai mahasiswa.
o jika nilai >= 80 maka nilai huruf =A.jika nilai >= 70 maka nilai huruf =B.jika nilai >= 60 maka nilai huruf =C.jika nilai >= 50 maka nilai huruf =D.
o tetapi jika nilai < 50 maka nilai huruf = E.
0 tulis nama dan keterangan
– Flow chart

2. Pseudocode
Penulisan algoritma yang mengandung analisis kasus menggunakan pseudocode terdiri dari dua struktur umum :
IF-THEN dan DEPEND-ON
Mendefinisikan analisis kasus adalah mendefinisikan :
– kondisi boolean, berupa suatu ekspresi yang menghasilkan nilai true atau false
– aksi yang akan dilaksanakan jika kondisi yang dipasangkan dengan aksi yang bersangkutan dipenuhi.
Ungkapan Kondisi dapat dihasilkan dengan operator perbandingan dan operator logika.
contoh kondisi : x > 100, kar = ‘*’ , (a ≠ 0) or (b = 0) , ketemu = true, not ketemu
IF-THENa. Satu Kasusif thenaksiendif Contoh – contoh : a. if x > 100 then x ß x + 1 endif b. if (a ≠ 0) or (b = 0) then b ß a * b write(b) endif c. if (ketemu) then if a ≤ 10 then read(b) endif endif
Bentuk umum;
depend on (kondisi)
Kondisi = 1 : statement
Kondisi = 2 : statement
Kondisi = n : statement
otherwise statement
Tiap langkah diperiksa kebenarannya. Jika kondisi ke-n benar maka aksi ke-n dilaksanakan. Kondisi berikutnya tidak dipertimbangkan lagi. Jika tidak ada satupun aksi yang benar maka aksi sesudah otherwise yang dikerjakan.
contoh :
Agoritma NAMA_HARI {Mencetak nama bulan}
kamus
Nomor_hari : integer
Deskripsi
read(nomor_hari)
depend on (nomor_hari)
nomor_hari = 1 : write('januari')
nomor_hari = 2 : write('februari')
nomor_hari = 3 : write('maret')
nomor_hari = 4 : write('april')
nomor_hari = 5: write('mei')
nomor_hari = 6 : write('juni')
nomor_hari = 7: write('juli')
nomor_hari = 8 : write('agustus')
nomor_hari = 9 : write('september')
nomor_hari = 10 : write('oktober')
nomor_hari = 11 : write('november')
nomor_hari = 12 : write('januari')
otherwise
write('bukan_nomor hari yang benar')
contoh depend_on dalam bentuk flowchart :

